Selasa, 29 Agustus 2017

Sejarah Perkembangan Blog

                                                
Pertama kali istilah blog digunakan Jorn Barger sekitar bulan Desember 1997. Ia menggunakannya untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diisi secara berkala dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai komentar pemiliknya. Melalui perkembangan, kini blog dapat berupa sekumpulan konten (teks, foto, video) yang diposting pengelolanya.

          Hingga tahun 1998, jumlah pemilik blog masih sangat terbatas pada kalangan tertentu, yang menguasai teknik pembuatan Website, HTML, dan Web Hosting untuk membuat blog. Dengan demikian, aktivis blogger saat itu didominasi oleh kalangan yang memiliki keterampilan khusus dalam bidang desain web, internet, dan sistem administrator. Namun, saat ini kita tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk menjadi seorang Blogger. Web log saat ini sudah sangat mewabah karena semakin mudah dalam membuatnya. Hingga saat ini, tidak sedikit pengguna internet yang memiliki sebuah blog yang terus update setiap hari.


         Pada tahun 1999, istilah “Blog” mulai beranjak menjadi populer seiring dengan meningkatnya popularitas web. Peluncuran peranti open diary dan beberapa peranti lain yang ditambahkan pada blog pada tahun 1998 telah membawa pengaruh signifikan terhadap berkembangnya open diary dengan cepat, hingga mencapai ribuan online diary yang beredar. Dengan hadirnya inovasi tersebut, maka untuk pertama kalinya, seorang pembaca blog dapat memberikan komentar bagi penulis blog.


 Layanan media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar